Home

Rabu, 09 Februari 2011

Pengumuman BISMA

Wuah gileeee udah lama banget nih kagak nulis blog. Sampe' banyak pelanggan yang komplain kenapa gak nulis artikel baru lagi. Hehe sorry yak bukan maksud ninggalin sih tapi biasalah namanya juga orang sibuk (sibuk tidur :P)
---->ini nih salah satu contoh MBA (Manusia Banyak Alasan, red)

Emang nih udah lama banget nggak nulis. Posting terakhir kira-kira 1 semester yang lalu. Padahal buanyaaaak banget nih yang pengen ditulisin...yah tau sendiri kan gara-gara ambil banyak sks jadinya tugas-tugas dari sang dosen bejibun banyaknye. Kamar udah kayak kapal pecah aja. Di sana sini banyak baceman *uuuuuppppssss...sorry* n tugas.
---->lagi-lagi MBA --"

Setelah kuping meleleh akibat banyak komplain dari customer *sok-sokan haha* akhirnya aku putusin buat bercerita lagi about my journey....

Well, aku pengen cerita tentang beasiswaku (BISMA--> Beasiswa Indofood Sukses Makmur). Semeter kemarin (semester 5 tepatnya) aku lagi nunggu-nunggu pengumuman beasiswaku. Yah awalnya aku gak terlalu mengharapkannya soalnya abis tau rival-rivalnya pas tahap wawancara. Tapi depth inside surely I want it so much. Yapz mendapatkan beasiswa pelatihan adalah salah satu keinginanku dari dulu. Memang sih ketrima beasiswa KSE lumayang mengobati kegagalanku mendapatkan beasiswa dari GE, tapi it's better to get another, right? hehe

Sebenernya BISMA itu merupakan salah satu beasiswa di dalam beasiswa KSE. bingung gak?
Untuk lulus tahap pertama (wawancara, red) yang diseleksi cuma prestasi akademik n non akademik doank. Dari 150 penerima KSE cuma diambil 75 applicant. Wawancara dilakukan langsung oleh perwakilan dari Indofood.

Alhamdulillah aku lolos tahap pertama. Setelah menanti jadwal wawancara....tibalah saat-saat wawancara itu. Sumprit aku deg-degan banget pas sesi wawancara. Secara this is my first time interview for scholarship.... Apalagi aku dapet 2 viewer. Setelah melewatinya ternyata tak seseram yang dibayangin. Yang ada aku malah curhat ma orangnya... dan sekarang malah lumayan kenal ma orang-orang itu yang ternyata para petinggi di Indofood... *yeaah lumayanlah buat link ^^*

*4 bulan kemudian setelah wawancara*
Busyet dah lama banget tuh pengumumannya. Hopeless banget jadinya....
Dan ketika aku mau belajar buat UAS *besok UAS nih ceritanya* tiba-tiba HPku berdering. Eh ada jarkom dari kaptenku, mas Fadil, isinya tentang jarkom pengumuman BISMA. Hiaaa my heart beat faster *lebay mode on*. Langsung dah ninggalin buku, buka inet n download pengumumannya dimilist. Pas itu serasa ada yang berbisik,"Aduh ngapain sih semangat banget...udah pasti kamu gak ketrima" but in another side saying,"Ayoooo cepetan liat sapa tau aja ada keajaiban jadi namamu ada disana"

~Saat-saat buka file~
*Take a deep breath*
*Liat satu-satu..... n eng ing eng.....
Sempet kagak percaya jua ada namaku nampang disitu..Thanks GOD!!!
Makasih udah ngewujudin resolusiku
Langsung deh ngomong ke mami papi yang kebetulan ada di sampingku
*Thanks juga buat mami papi yang udah doain aku :))
Wuah seneng banget liat wajah mereka yang sumringah gitu...
*Semoga aku selalu bisa membuat wajah mereka tersenyum*

Wah rasanya seneng banget...ampe belajar pun jadi lebih giat *tapi pikirannya tetep di BISMA haha*

Selasa, 02 November 2010

Impian Sejati

Setelah lama tak membuka milis dari KINI karena banyak tugas yang bejibun dan mau muntah layaknya gunung merapi (lebay), akhirnya setelah para dosen-dosen memutuskan "menghilang" dari Tekkim selama seminggu...kesampaian juga "berleyeh-leyeh" sesaat.

Bingung juga mau ngapain...akhirnya mulai deh buka-buka inet...ketemu cerita bagus dari milis KINI

Hope that it can inspiring us ^^

Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, “Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya”.


Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.


Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.


Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.


Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh sayategur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”.


Udara, yang paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.


Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si orang tua itu lagi.


Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.


“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATIkata si orang tua dengan bijak.


apakah anda saat ini mempunyai impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil BMW, kalo nggak, Kijang juga gak apa-2.


Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.


Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. “Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?


Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkanmembuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas duniadari sisi yang negatif.


Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata “NO”. “Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata “NO”.


Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `mati’. Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja
atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.


Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam `comfort zone’, dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata “Ah, buat apa rumah besar-besar …. Bisa ngontrak aja sudah bagus ……”.


Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena ……. malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negatif, dimana mereka akan merasa `tidak sukajika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap `seleveldengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-2 anda , “Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik”. Lalu coba lihat ….. berapa banyak yang mentertawakan anda ….. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut ….. setelah anda ditertawakan ….?


saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita. Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai. Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !

Semoga sukses !


I can not give you the formula for success, but I can give you the formula for failure, which are try, try and try
- Herbert Bayard
Swope -